logo

Kemenady Coffee and Co-Working Space

Kemenady Coffee and Co-Working Space

Personality

Muhammad Eka Pramudita atau yang biasa disapa Eka adalah CEO & Co-Founder dari Kemenady Coffee and Co-working Space. Eka  merupakan seorang lulusan dari Universitas terkemuka di Kota Bogor, yakni Institut Pertanian Bogor (Re:IPB). Pria yang mengambil jurusan Teknologi Pangan ini sempat menunda jadwal kelulusannya karena sempat dilema ketika setelah lulus nanti akan ke mana ilmu yang telah ia emban sebagai bekalnya selama di pendidikan. Menurutnya pilihan bekerja dengan penghasilan per bulan itu memang enak karena menghasilkan sesuatu dengan pasti dan dapat terencana di tiap bulannya, namun pilihan untuk berbisnis menurutnya lebih menantang karena segala sesuatunya dapat terjadi secara mendadak hingga persoalan yang harus untuk segera diatasi sendiri. Ia juga menuturkan, jikalau bekerja di perusahaan yang dimiliki orang lain kita tidak bisa memberikan satu saran untuk sebuah ide maupun untuk berinovasi, apa lagi ketika kita hanya berada dalam posisi sebagai karyawan kecil. Maka dari itu dia memutuskan untuk membangun bisnis yang sejalan dengan jurusan, kebiasaan, juga kesukaannya yaitu membuat kedai kopi yang disertai working space.

“Sukses atau tidaknya bisnis yang kita bangun ada di tangan dan pikiran kita”. – Muhammad Eka Pramudita. CEO & Co-Founder Kemenady Coffee and Co-Working Space.

 

Tentang Bisnis

Siapa sih yang tidak ingin mempunyai tempat kerja yang nyaman serta menyediakan berbagai fasilitas menarik? Baik mereka yang menjadi karyawan regular maupun freelance tentu mendambakan tempat kerja seperti itu. Namun nyatanya tidak semua perusahaan menyediakan ruang kerja impian tersebut. Efek sampingnya, mereka akan segera memburu tempat-tempat pelepas penat seperti café maupun resto ketika waktu rehat kantor tiba. Namun kini seiring dengan makin tingginya gaya hidup perkotaan, beberapa perusahaan atau startup usaha memiliki alternatif ruang kerja yang bisa memenuhi ekpektasi “kantor idaman” tersebut.

Kemenady Coffee and Co-Working Space 2

Co-working space, sebuah konsep yang mungkin terbilang masih fresh di Indonesia. Pada dasarnya merupakan konsep ruang kerja yang dapat digunakan secara bersama-sama dengan startup atau perusahaan lain. Dengan memanfaatkan co-working space, para pelaku startup tak perlu mengeluarkan dana besar untuk menyewa sebuah kantor yang sebenarnya belum tentu diperlukan. Pergerakan yang cepat membuat mobilitas individu menjadi tinggi, tidak selalu membutuhkan kantor yang harus didatangi setiap hari. Nah, co-working space saat ini tidak hanya menawarkan tempat dan fasilitas untuk bekerja. Ia juga menyediakan satu hal penting bagi pelaku bisnis: networking. Selain menyediakan ruang kerja, jaringan internet, ruang rapat, tak ketinggalan co-working space juga memberikan peluang pada para pelaku usahanya di dalamnya untuk saling berinteraksi satu lain.

Nah sekarang tim dari Concre Magz akan membahas tentang salah satu co-working space yang juga kedai kopi di Kota Bogor tercinta ini, yang nggak hanya sekedar mempunyai kecepatan internet cepat, tapi juga lingkungan di dalamnya nyaman dan kece banget. Yuk kita simak ceritanya dari Mas Eka selaku CEO & Co-Founder dari Kemenady Coffee and Co-working Space !

Kemenady Coffee and Co-Working Space 3“Kemenady sebuah nama yang didapati dari nama bapak gue yang berawal dari serapan bahasa Belanda yaitu kemenade yang artinya itu cerobong asap / perapian yang mengartikan memberikan kehangatan. Berangkat dari inspirasi itu gw membangun tempat ini di mana gw pengen memberikan satu ruang untuk orang lain berkumpul dan merasakan kehangatan saat mereka bersama”.

Gak hanya terlepas dari itu aja, ada motivasi sendiri juga untuk gue pribadi membangun bisnis ini. Karena sebelumnya gue juga ikut beberapa pelatihan tentang kopi seperti jadi barista gitu. Dulu pas kuliah dan setelah lulus juga gue pernah kerja di beberapa perusahaan pangan dan sering banget nongkrong kalau gak di coffee shop ya di working space, dan itu juga yang membuat gue bikin cafe ini dengan konsep working space karena menurut gue coffee shop dan working space ini saling support.

Dulu sebelum gue memutuskan untuk membuat cafe ini, banyak banget dari keluarga gue yang mempertanyakan kaya misalnya “kamu yakin dengan usaha ini?” atau “kerja dulu aja..”. dan gue mencoba sharing juga dengan temen-temen gue, mereka  bilang “bokap lu kan udah di bidang industri pangan, masa lu sama?” dan mereka nyaranin untuk ngebuat sesuatu yang beda dari bokap gue dan berhubungan dengan kopi, karena yang sebelumnya gue bilang gue suka banget dengan kopi dan penasaran dengan kopi. Gue juga bisnis roaster kopi di mana gue bikin tiap kopi dengan cara yang berbeda. Dan inilah keputusan gue untuk membangun bisnis ini dengan konsep coffee shop and co-working space. Dan juga kenapa gue memutuskan untuk membuka usaha itu karena gue berpikir gue masih muda dan ini saatnya gue challenge diri gue, karena kalau gak dari muda untuk usaha atau berbisnis mau kapan? Gue juga berpikir ke depannya kalau misalkan gue berbisnis mulai dari umur 30-an itu gue udah gak bisa karena umur segitu pasti harus punya penghasilan yang tetap, mikirin uang untuk keluarga, sekolah anak, dll. Makanya gue yakin untuk berbisnis di bidang ini.

 

Cafe ini juga gw pengen bikin sesuatu yang beda, yaitu ngegunain kopi asli Bogor. Sebenernya ada 2 cafe yang ngegunain kopi bogor, salah satunya Kemenady ini. Gue ngambil kopi Bogor ini dari Daerah Suka Makmur dan diolah di sini terus gue kemas dengan design yang identik dengan Bogor banget, Kijang dan Kujang. Kita juga mendistribusikan kopi kita di beberapa cafe kopi di Bogor, di antaranya Daily Dose, Popolo, dan kalau misalnya main ke Foresthree juga itu kita supply kopi juga untuk mereka. Kopi yang gue buat itu juga dengan banyak perhitungan yang mateng untuk misalnya kalori dan kandungan apapun gue itung. Karena gue anak teknologi pangan jadinya gue terapin di semua menu yang gue bikin, jadi selain customer nikmatin suasana di sini enak, makanan dan minumannya enak, selain itu juga sehat. Dan di menu juga bisa dilihat ada yang special atau signature , dan yang special di sini yaitu Kemenady Coffee.

Selain yang beda dari kopinya yang gue fikir gue juga harus punya inovasi dari tempatnya, makanya ada working space, selain alesan yang sebelumnya gue bilang itu, karena hampir banyak setiap gue nongkrong di kedai kopi banyak dari mereka yang ngomongin tentang kerjaan mereka. Dan karena menurut gue kopi dan working space ini saling support alhasil gue buatlah working spacenya sekalian, ya walaupun emang notabene orang – orang Bogor banyak yang kerjanya di Jakarta dan ruang untuk working space itu dikit. Dari situ gue melihat peluang juga untuk membuat working space untuk orang – orang yang mobile office. Dan alasan gue pribadi ngebuat working space ini bukan buat profit sebenernya , tapi untuk mempertemukan beberapa komunitas dan mereka membangun sesuatu gitu. Dan selain menu juga ada working spacenya, di sini gue juga mendukung pergerakan pemerintah yaitu dengan kawasan tanpa rokok, jadi kalau mau ngerokok ada tempatnya sendiri dan engga di dalem cafenya.

Tanggapan untuk manajemen

Sebagai badan dari perusahaan, gue bener-bener harus ngatur semua organ gue, dan orang-orang yang kerja di sini adalah orang-orang yang gue piih di bidang keahliannya masing-masing apalagi baristanya bener-bener di tes banget dengan banyak pertimbangan. Gue bener-bener butuh team yang kuat untuk membuat perusahaan ini maju. Dan ini belum berjalan 1 tahun , tapi kita semua di sini bener-bener membangun bareng perusahaan dengan membuat beberapa kegiatan juga yang rutin kita lakuin yaitu Suddenly Cupping dimana kegiatan itu untuk menarik customer yang pengen belajar tentang kopi. Karena event rutinan itu fungsinya untuk mengedukasi masyarakat tentang kopi lokal dan cara menikmati kopi, terus kita juga membuat co-working space. Kemarin kita juga kerja sama dengan Tempo dan @ngopidikantor pas mereka bikin acara #ngopidikantor. Kita juga membuat hal yang baru juga dengan membuat loyalty card yang berlaku untuk satu tahun dan punya banyak benefit dalam kartu tersebut. Kalau mau tau lebih lanjut bisa langsung dateng ke kedai kita.

Berbicara tentang Young empowerment

Kalau tentang ini sebenernya gue belum bisa disebut. Tapi kalau ngomongin tentang cara ngebangun bisnis, ya kita harus disiplin dan yakin. karena kalau kita mau berbuat sesuatu atau membuat sesuatu gak ada keyakinan apa yang mau kita buat pasti gabakal jadi, terus kunci dari yakin itu juga harus disiplin karena kalau ngebuat sesuatu tapi ga disiplin ya berantakan juga. Dan sebelumnya gue bilang kita masih muda dan harus tantang diri kita untuk sesuatu yang emang menantang. Dan kalau berbicara tentang kemerdekaan diri, menurut gue pribadi itu bebas berkreatifitas. Karena kalau kita membangun bisnis itu harus kreatif dan tantangannya adalah di situ, di mana sukses atau tidaknya bisnis yang kita bangun ada di tangan dan fikiran kita.

Rizqi Maulana Siddiq / @Rizqimisme
Read Offline:

Published by

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp WhatsApp us
%d blogger menyukai ini: